Sebagai salah satu cara jual online laris itu antara lain adalah dengan diawali dengan melakukan studi kelayakan bisnis. Sebagaimana diketahui bahwa perencanaan yang matang itu adalah separuh dari kesuksesan, demikian pula halnya dengan melakukan studi kelayakan usaha maka itu juga akan sangat menentukan laris atau tidaknya jualannya ke depannya.

Apa itu Studi Kelayakan Bisnis

Analisa kelayakan usaha suatu produk ataupun jasa itu sangat penting guna mengawali suatu usaha, karena akan sangat menentukan sukses atau tidaknya dan laris tidaknya suatu jualan produk. Studi kelayakan bisnis atau feasibility study itu ialah suatu kegiatan untuk menilai seberapa besar tingkat keuntungan yang dapat diraih dari usaha jualan suatu produk. Hasil analisis studi tersebut penting untuk bahan pertimbangan dalam pengambilan suatu keputusan, yakni antara lain untuk menentukan pilihan mengenai produk apa yang akan dijual, lalu tempat atau media jualan onlinenya, yakni apakah akan menggunakan media sosial atau marketplace atau akan membuat website sendiri. Untuk pembuatan website yang baik maka dapat menggunakan bantuan desain dan pemeliharaan atau upaya optimasi kepada penyelenggara jasa digital marketing atau jasa pembuatan website. Dengan adanya studi kelayakan bisnis maka ini risiko kegagalan usaha dalam upaya memasarkan suatu jenis produk dapat dihindari, dan juga perkiraan jangka waktu tingkat kembalian modalnya juga bisa diketahui.

Tujuan Studi Kelayakan Bisnis

Berikut ini adalah rincian dari tujuan kelayakan usaha sebagai berikut.

Mengetahui perkiraan tingkat keuntungan atas suatu usaha atau investasi.

Mengetahui perkiraan mengenai besarnya nilai dari suatu usaha atau bisnis atau investasi. Menentukan pilihan prioritas investasi atau suatu bisnis atau usaha, sehingga modal yang ditanamkan bisa segera kembali dan menghasilkan keuntungan yang sebesar mungkin dengan secepat mungkin.

Menghindari dari risiko akan mengalami atau terjadinya kerugian

Dengan melakukan studi kelayakan bisnis terlebih dahulu maka akan meminimalkan risiko yang tidak diinginkan terjadi, baik itu risiko yang kecil atau yang besar dan juga yang dapat dikendalikan atau yang tidak terkendali.

Memudahkan Perencanaan

Perkiraan mengenai prospek usaha atau bisnis di masa depan mendatang akan memudahkan perencanaan dan antisipasi jika seandainya terjadi kendala atau masalah.

Memudahkan Pelaksanaan Bisnis atau Usaha

Rencana yang telah disusun akan menjadi acuan dalam tiap tahapan pengerjaan atau pelaksanaannya, sehingga kesemua tahapan tersebut ada tolok ukurnya guna mengetahui tingkat keberhasilannya dalam pencapaian target ataupun seberapa besar tingkat kegagalannya, dengan membandingkan hasil capaian dengan target yang sudah ditetapkan. Sehingga kemudian dapat dilakukan suatu evaluasi agar pelaksanaannya dapat dilakukan dengan secara lebih tepat dan sistematis, efektif dan efisien.

Memudahkan Pengawasan

Pengawasan juga penting dilakukan supaya tidak

terjadi penyimpangan terhadap perencanaan yang sudah disusun.

Memudahkan Pengendalian

Tujuan serta fungsi dari pengendalian itu ialah untuk menjaga agar dalam pelaksanaannya tidak melenceng terlalu jauh dari perencanaan, guna pencapaian tujuan akhir bisnis atau perusahaan dengan sesegera mungkin secara efektif dan efisien.

Berbagai Jenis dan Peran Konsumen

Studi kelayakan bisnis juga akan mempertimbangkan mengenai berbagai jenis tipe konsumen atau pembeli itu yang memiliki fungsinya masing-masing dalam tiap tahapan proses pembelian. Keseluruhan tipe dan fungsi tersebut bisa terdapat pada diri satu orang atau lebih, sebagai berikut.

Initiator 

yakni sebagai yang pertama kali memiliki ide untuk melakukan pembelian produknya.

Influencer 

yakni sebagai yang mempengaruhi mengenai proses pengambilan keputusan dalam suatu proses pembelian.

Decider 

yakni sebagai yang akan menentukan dan mengambil keputusan baik secara sebagian ataupun secara keseluruhan mengenai keputusan terhadap pembelian suatu produk.

Purchaser 

yakni sebagai yang melaksanakan pembeliannya.

User 

yakni sebagai yang akan memakai atau menggunakan produk hasil pembeliannya. 

Itulah pembahasan mengenai studi kelayakan bisnis.